Perlu Optimasi Fungsi 10 Website Desa di Musi Rawas

SETIDAKNYA sudah ada 10 desa di Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang terpantau memiliki website. 10 website tersebut merupakan bantuan dan difasilitasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) yang di launching pada Bulan Nopember 2019 lalu, : BACA : “Gubernur H. Herman Deru Launching Internet Desa Dan Website Desa” [LINK : https://www.sumselprov.go.id/pages/beritadetail/Gubernur-H-Herman-Deru-Launching-Internet-Desa-Dan-Website-Desa-?page=pages&subpage=beritadetail&rec=Gubernur-H-Herman-Deru-Launching-Internet-Desa-Dan-Website-Desa-]

Saat itu Pemprov Sumsel melaunching bantuan internet desa dan 170 website desa dalam wilayah Provinsi Sumsel. Untuk wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) ada 10 desa dari 10 kecamatan berbeda.

Dari penelusuran digital, khusus di Kabupaten Mura, dari 10 website desa tersebut hampir semuanya tidak dimanfaatkan secara optimal. Sejatinya dapat digunakan sebagai website resmi Pemerintah Desa, namun sepertinya tidak difungsikan dan tidak update.

Tujuan dibuatnya website itu diantaranya adalah agar kegiatan-kegiatan desa dapat terekspos, kemudian info pembangunan dan potensi desa dapat tersebar, serta merupakan alat promosi seperti Pariwisata maupun produk UMKM. Hal itu berbanding lurus adanya fasilitas internet desa yang telah diupayakan Pemprov Sumsel, sehingga warga desa juga dapat mengakses informasi dari luar desa.

Tidak optimalnya fasilitas website desa tersebut sangat disayangkan, karena pembuatan website tersebut tentu telah menelan dana APBD namun tidak berfungsi sebagaimana peruntukannya. Termasuk pelatihan admin website desa yang digelar Pemprov Sumsel pada 23 Desember 2019 lalu, BACA : “Pemprov Sumsel Gelar Pelatihan SDM Pengelola Website Desa” [LINK : http://infopublik.id/kategori/nusantara/394366/pemprov-sumsel-gelar-pelatihan-sdm-pengelola-website-desa]

Ada website desa, menurut kami masih bagian dari hosting sumselprov.go.id dengan penambahan subdomain memakai kode IP address namun isinya berita seputaran Pemprov Sumsel. Kalaupun ada kolom desa bersangkutan namun malah diisi berita Kabupaten Mura. Update info desa bersangkutan malah tidak ada. Seperti :

1. Desa Megang Sakti IV, Kecamatan Megang Sakti. Link : http://103.98.120.27/webdesa/musi-rawas/megang-sakti-iv/

2. Desa Karang Panggung, Kecamatan Selangit. Link : http://103.98.120.27/webdesa/musi-rawas/karang-panggung/

3. Desa Suka Makmur, Kecamatan BTS Ulu. Link : http://103.98.120.27/webdesa/musi-rawas/suka-makmur/

4. Desa Prabumulih II, Kecamatan Muara Lakitan. Link : http://103.98.120.27/webdesa/musi-rawas/prabumulih-ii/

5. Desa Petrans Jaya, Kecamatan Muara Kelingi. Link : http://103.98.120.27/webdesa/musi-rawas/petrans-jaya/

6. Desa Purwakarya, Kecamatan Purwodadi. Link : http://103.98.120.27/webdesa/musi-rawas/purwakarya/

7. Desa Srimulyo, Kecamatan STL Ulu Terawas. Link : http://103.98.120.27/webdesa/musi-rawas/srimulyo/

8. Desa Sugi Waras, Kecamatan Sukakarya. Link : http://103.98.120.27/webdesa/musi-rawas/sugi-waras/

Selain itu sudah ada website desa yang menggunakan extention desa.id belum optimal, seperti :

1. Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti. Link : http://durianremuk.desa.id/

2. Desa Kebur Jaya, Kecamatan TP Kepungut. Link : http://keburjaya.desa.id/

3. Desa Petrans Jaya, Kecamatan Muara Kelingi. Link : https://petransjaya.desa.id/

Diantara website desa yang tersebut diatas, Desa Petrans Jaya memiliki 2 link dan untuk Link : https://petransjaya.desa.id/ terpantau aktif dan update.

Tentu saja untuk meningkatkan fungsi dan publikasi website desa ini tidak terlepas peran dan pembinaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura.

Kedepan diharapkan Pemkab Mura dapat lebih meningkatkan perannya dalam pembinaan pengelolaan IT di desa terlebih internet dan website desa. Sehingga informasi dan potensi desa dapat terkekspos lebih luas ke seluruh Nusantara.

Penulis/Editor : Faisol Fanani (Pemimpin Redaksi)

Tulisan ini merupakan OPINI REDAKSI

Tinggalkan Balasan