Pembangunan Sanitasi IPAL Diduga Ajang Gomok Gomok Pemdes Sugih Waras

Musi Rawas, silampari.com – Berikut hasil investigasi lapangan dan keterangan dari masyarakat Desa Sugih Waras Kecamatan Sukakarya, mengenai pembangunan Sanitasi IPAL Komunal Kombinasi MCK. Rabu (15/12/2021).

Menurut dari masyarakat setempat yang tidak mau disebutkan namanya bahwa bangunan tersebut tidak pernah ia ketahui dari mulai penetapan lokasi sanitasi, hingga tahap pembangunan sanitasi sampai selesai, melainkan dalam proses pembangunan yang terlihat hanya Kepala Desa dan Perangkatnya.

Mengingat dari Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Operasional Penyelenggaraan Dana Alokasi Khusus Infrastruktur Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat pada Bidang Sanitasi bahwa :

1) Proses Pembentukan TPS-KSM,

2) Tahapan Perencanaan Pembobotan Pemilihan Titik Lokasi (SELOTIP) sanitasi dan Pembangunan

“lokasi pembangunan sanitasi Ipal desa Sugihwaras”

Seharusnya sanitasi dengan metode swakelola Tingkat Desa, melaui proses sosialisasi Program DAK Bidang Sanitasi dan Rembuk Kesiapan Masyarakat tetapi kenyataannya perihal tersebut sama sekali tidak di laksanakan oleh team penyelenggara dari Desa Sugih Waras dan dari Dinas PU Perkim Kabupaten Musi Rawas yang sebelumnya telah di lakukan rekruitmen Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang bertugas mendampingi, membimbing Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dalam menyusun kriteria teknis Pemanfaatan DAK, dan RKM (Rencana Kerja Masyarakat) pembangunan sarana sanitasi tersebut.

“Yang cukup menjadi perhatian kami, masih banyaknya bahan material yang di simpan di rumah pribadi Anggota KSM Sejatera seperti paralon yang diduga tidak dilakukan pemasangan untuk kebutuhan pembangunan Sanitasi tersebut. Selain dari itu menurut informasi dari masyarakat dan dilakukan peninjau ke rumah Ketua KSM adanya bahan material seperti baja ringan di pergunakan untuk kerangka teras rumah ketua KSM Sejatera,’ ungkap sumber tersebut.

Lain hal nya yang di ungkapkan oleh Moch Sancik selaku ketua LSM LAPOR Kabupaten Musi Rawas. “Perihal ini kami menilai Pembangunan Sanitasi IPAL Komunal Kombinasi MCK di Desa Sugih Waras tersebut dari perencanaan awal hingga selesai kegiatan. diduga ada upaya pembohongan masyarakat umum dan perbuatan Korupsi secara berjamaah, yang menjadi pilunya saat ini keadaan Sanitasi IPAL Komunal Kombinasi MCK yang memakan anggaran ratusan juta tersebut diduga tidak nyentuh azaz manfaat bagi masyarakat Desa Sugih Waras yang dapat di kategorikan PROYEK GAGAL,’ tutup Sancik. (Edison)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.