Pelatihan Pokdarwis Taba Remanik, Tingkatkan Tata Kelola Wisata

MUSI RAWAS – | Sebanyak 33 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) diberikan pelatihan, dengan tema sadar wisata dan pembentukan Pokdarwis serta pengelolaan desa wisata Desa Taba Remanik, Kecamatan Selangit, Selasa (29/12).

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Camat Selangit Hj Rusana Mulawati melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Edwin Kaisar. Dan Narasumber dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mura, Yhudi serta dihadiri oleh Kades Taba Remanik Jamil, seluruh pengurus Pokdarwis dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Jamil menyampaikan Desa Taba Remanik mempunyai potensi besar sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Dilihat dari kondisi geografis, ada air terjun, gunung, sungai dan goa yang indah.

“Alhamdulillah sejak adanya Pokdarwis ini objek wisata di Taba Remanik ada yang merawat, dan terlihat saat ini sudah ada kemajuannya,” kata Jamil

Dirinya berharap, dengan adanya pelatihan ini para pengurus dapat memahami pengelolaan objek wisata. Dan wisata di Taba Remanik dapat berkembang, dan terkenal lagi.

Sekcam Selangit Edwin Kaisar mengatakan, objek wisata ini sudah lama ada. Namun, selama ini belum ada pengurusnya.

“Dengan besarnya potensi pariwisata, maka diperlukan keseriusan dalam pembangunan sektor pariwisata, dan pelatihan saat ini adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam pengembangan pariwisata,” katanya.

Menurutnya, seorang Pokdarwis harus siap berperan sebagai tuan rumah yang baik bagi wisatawan. Disamping itu juga harus mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pariwisata, melalui konsep wisata yang berkelanjutan.

“Tentunya pihak pengurus terus melakukan promosi dan terus membena,” imbaunya

Narasumber dalam kegiatan tersebut, Yhudi menyampaikan konsep yang harus disiapkan pada sebuah desa wisata adalah daya tarik potensi wisata tersebut, hal itu akan menjadi manget atau daya tarik wisatawan untuk berkunjung. 

“Disamping itu juga didukung oleh fasilitas akomodasi, dan fasilitas pendukung lainnya,” kata Yhudi.

Dilihat dari data yang ada, sebelumnya di Kabupaten Mura mengalami peningkatan pengunjung. Tetapi sejak masa pendemi Covid-19 ini, pengunjung di setiap objek wisata sepi.

“Dalam wisata yang terpenting jaga kebersihan, dan pelayanan yang baik,” terangnya.

Ditambahkan Ketua Pokdarwis Taba Remanik, Daulat mengucapkan terima kasih kepada Perintah Desa (Pemdes) Taba Remanik yang telah melaksanakan pelatihan ini. Tentunya kegiatan ini sangat penting sekali, terutama bagi semua pengurus Pokdarwis.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan akan mampu meningkatkan SDM anggota Pokdarwis dalam mengelola destinasi wisata,” harapnya.

Tinggalkan Balasan