Pasword Ketat Sekretaris DPU CKTRP Mura Susah Ditemui

Musi Rawas,silampari.com – Dinas PU Cipta Karya Tata Ruang dan pengairan kabupaten Musi Rawas,sangat ketat saat awak media,ingin menemui Pejabat Dinas PU CKTRP 3/2/22.

Aktipnya Sacuty dan Pasword pintu pada dinas PUCKTR seperti memasuki pintu istana presiden Republik Indonesia. Penjagaan sangat ketat dan berlapis sehingga yang bisa masuk orang tertentu saja di persilakan masuk oleh penjaga pintu.

Jum,at 28 Januari 2022 lalu wakil bupati Musi Rawas mengukuhkan dan melantik pejabat dilingkungan Pemkab Musi Rawas salah satunya,iyalah melantik Oktavian sebagai sekretaris Dinas PU Cipta karya tata ruang dan pengairan.Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas menempatkan Oktavian sebagai Sekretaris PU CKTRP tersebut guna untuk menerima pelayanan Publik.dan pelayanan kepada masyarakat kabupaten Musi Rawas akan tetapi dari hasil pantauan awak media pelayanan dan pintu bisa di buka oleh penjaga hanya orang orang tertentu dan khusus Pemborong saja.

Pasalnya kedua awak media mendatangi Dinas PU Cipta karya tata ruang dan pengairan Musi Rawas,berniat ingin menemui Sekretaris yang sudah di Lantik oleh wakil bupati Minggu lalu.dalam misi ingin mempertanyakan atau mengkonfirmasikan kegiatan dinas PU CKTRP ,Seperti di ruangan tunggu pelapon yang sudah lapuk akibat terkena air hujan.

Kedua awak media online tersebut kita sebut saja utarapos.net dan silampari.com setelah tibanya di dinas tersebut awakedia bertanya kepada penjaga pintu atau pemegang Pasword pintu masuk tentang keberadaan sekretaris,kemudian pemegang Pasword pintu masuk kedalam ruangan tidak lama kemudian pemegang paswor pintu keluar mengatakan kepada awak media bahwa pak Oktavian banyak tamu.

Hampir satu jam awak media menunggu duduk diruangan tunggu didepan pintu .selama awak media menunggu banyak yang lalu lalang masuk ke dalam dinas PU CKTRP kab mura.pemegang Pasword pintu sibuk membuka pintu tanpa ada pertanyaan sedikit pun oleh pemegang pawsword pintu.

Setelah lama menunggu hampir satu jam Oktavian keluar dari ruangan menuju mobil ingin pulang awak media mengatakan kepada Oktavian kami sudah lama menunggu hambir satu jam oktavian menjawab saya bukan kepala dinas kepala dinasnya Masi ardi Irawan kemudian tanpa basa basi meninggalkan awak media awak media pun kemudian pergi dari hadapannya.(Edison)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.