Mengaku Polisi dan Kenalan Lewat Medsos, Modus Hengki Rampok Harta Korban

MUSI RAWAS – Hengki, tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (Curas).ditangkap Tim Landak Satreskrim Polres Mura. Modus tersangka mengaku sebagai Polisi saat berkenalan dengan korbannya di medsos. Setelah itu korban diajak ketemu dan dirampok.

Hengki mengakui memasang foto profil di Facebook dengan mengenakan seragam Polisi untuk menipu korbannya.

“Setelah berkenalan, saya ajak ketemuan dan diajak jalan-jalan,” ujar Hengki.

Tersangka Hengki melancarkan aksi dengan R (DPO) naik motor berboncengan untuk menemui korban. Setelah bertemu, pelaku menodong sajam ke leher korban. Lalu mengambil HP serta motor. Korban ditinggal di jalan. Para pelaku kabur.

“Foto yang di FB itu editan, kawan yang buatkenyo,” terangnya.

Tim Landak Satreskrim Polres Mura menangkap Hengki, 28 tahun, warga Desa Sukaraya Baru, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Mura, Provinsi Sumatera Selatan.

Pelaku melancarkan aksi curas dengan modus menjadi polisi gadungan. Itu dialami korbannya seorang perempuan Eka Juanti, Ibu rumah tangga, warga Lesing 1, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura hingga kehilangan satu unit motor dan handphone (HP).

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 21 Juni 2022 sekitar pukul 06.00 WIB di Desa Sukaraya, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten  Mura. Bermula dari kenalan di Facebook antara pelaku dan korban. Di Facebook pelaku memasang foto sedang mengenakan seragam Polisi.

“Tersangka mengaku-ngaku sebagai anggota Polri dan mengajak korban bertemu,” kata Kabag Ops Polres Mura, Kompol Polin E Pakpahan didampingi Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat, Selasa (9/8/2022).

Setelah bertemu, pelaku mengajak korban ke Dusun V Pangkalan Desa Sukaraya Baru, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Mura.

Sesampainya di kebun kelapa sawit, pelaku berhasil membawa lari tas korban yang berisikan 2 unit HP dan uang. (Tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.