KOPAN: SMPN.4 Meningkat Prestasi Siswa.pemahaman Narkoba.

Lubuklinggau,Silampari.com | KOPAN Komunitas Pemuda Anti Narkoba Giat melakukan peyuluhan edukasi Terhadap bahaya Narkoba yang lagi buming di kota Lubuklinggau provinsi sumatera bertajuk Sosial (17/11)

Dalam sambutan kepala sekolah SMP Negeri 4 Kota Lubuklinggau,Dra Hj. Erlinda M. Pd. Melalui Habibi S.Pd sebagai pembina osis ucapkan

“Terimakasih yang sudah meluangkan waktu, kepada bapak-bapak komunitas pemuda anti narkoba, (Kopan) Bapak Fery Sebagai Ketua Kopan kota lubuklinggau dan pengurus lainnya dan narasumber serta pihak media center Kopan” ungkap Habibi.

Menurutnya “Kepada anak-anak ku semua semoga dengan pemahaman bahaya, akan narkoba ini sangat lah, penting untuk massa depan, semoga dengan edukasi ini setidaknya Siswa kami akan menjauhi narkoba”

“Untuk itu kami dari pihak sekolah sangat mendukung program yang dijalan oleh Komunitas Pemuda Anti Narkoba (Kopan) ini untuk pemahaman kepada anak-anak tentang kenakalan remaja, hingga penyalahgunaan pengguna narkoba” pungkasnya Habibi.

Ferry Isrop ketua Umum KOPAN Kota Lubuklinggau, sekaligus penyelenggara kegiatan ini,yang di pasilitasi oleh pihak sekolah SMP Negeri 4 kota Lubuklinggau menjelaskan

“Kegiatan ini akan kita lakukan ke setiap sekolah yang ada di kota Lubuklinggau, yang berjenjang mulai tingkat SMP, SMA, dan MAHASISWA” ungkap Ferry (17/11)

Menurutnya ” Kami pihak dari Kopan mengucapkan terimakasih kepada Kepala sekolah, Beserta dewan guru, yang telah memberikan waktu untuk mengedukasi pemahaman bahaya Narkoba yang lagi buming di kota yang kita cintai ini, setidaknya dengan kegiatan ini siswa akan mendapatkan pengalaman serta pemahaman, akan Bahaya Narkoba” Tegasnya bung ferry.

Rudi Hartono, Selaku narasumber menyampaikan edukasi nya

“Kepada siswa-siswi tentang pemahaman bahaya, narkoba, Anak-anak harus mengetahui munculnya narkoba di tempat kita dari hal-hal yang kecil, dari mulai merokok, bermain HP, dari pergaulan bebas dan lainnya, boleh tau tentang jenis-jenis narkoba jagan sampai kita jadi korban tipu daya, pemakai narkoba dan kitapun menjadi korban nya, tapi jangan sekali kali anda mecoba, karena efek dari pemakaian narkoba luar biasa dampaknya, baik, segi ekonomi, kesehatan, sosial, maka anak-anak harus punya prinsip, apapun bentuknya kita tidak akan terpengaruh.

Lanjutnya “Bagaimana untuk menghindari narkoba, ikuti kegiatan-kegiatan yang positif misalnya mengikuti kegiatan keagamaan, ekstrakurikuler bagi anak-anak yang masih sekolah ikuti aturan-aturan yang ada di sekolah”

“Anak-anak ku semua ada berapa hal untuk menghindari pencegahan narkoba. Hindari orang lain yang tidak kita kenal, jangan lakukan pergaulan terlalu bebas, hindari orang yang kasih minum yang kita tidak kenal, atau rokok bagi anak laki-laki, kita tidak tau apa isi minum dan rokok tersebut, jangan sampai coba-coba terhadap narkoba, dan ikuti kegiatan keagamaan tingkat keimanan dan, dekatkan diri kepada Allah SWT” Ucapnya” Tegas bung Rudi Selaku pemberi materi.

Raka Diva selaku penyampaian materi menjelaskan

“Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis dan sosial seseorang. Dampak fisik, psikis dan sosial selalu saling berhubungan erat antara satu dengan lainnya. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi” pungkasnya Raka

Gejala fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dan perilaku-perilaku menyimpang lainnya.

Bagaimana untuk menghindari narkoba, ikuti kegiatan-kegiatan yang positif misalnya mengikuti kegiatan keagamaan, ekstrakurikuler bagi anak-anak yang masih sekolah ikuti aturan-aturan yang ada di sekolah. Ungkapnya bung Raka

“Perlu anak-anak ketahui, macan-macam narkoba, yang pertama Golongan satu yang sering disebut dengan Ganja, dari tanaman yang daun agak kecil, yang dulunya digunakan untuk rempah-rempah, tapi sekarang di salah gunakan, metode pemakaian di linting dan di hisap seperti rokok, golongan dua Sabu, heroin, terbuat dari bahan zat adiktif ini dengan mengunakan metode dihisap, golongan tiga, Inex” Tegas bunga Raka(Edison)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.