Kinerja Kadis PUBM Mura Dipertanyakan, Pemeliharaan Jalan Giriyoso Memprihatinkan

Kinerja Kadis PUBM Mura Dipertanyakan, Pemeliharaan Jalan Giriyoso Memprihatinkan

MUSI RAWAS – | Aktivis Peduli Musi Rawas Pertanyakan Kinerja Kepala Dinas Pekerjaan umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Musi Rawas Diduga Banyak Kegiatan Asal Dilaksanakan.

Hal itu disampaikan langsung Wewen Sohar Aktivis Peduli Musi Rawas, Senin (17/05/2021).

Seperti kegiatan Anggara 2020, pemeliharaan Jalan Desa Giriyoso Kecamatan Jaya Loka hingga ke Desa Sungai Bunut, Kecamatan Bts Ulu, Kabupaten Musirawas (Mura) baru selesai dikerjakan kondisinya sudah memprihatinkan.

Yang dilansir dari media online forumnusantara.com beberapa waktu lalu. Proyek yang menggunakan dana APBD tahun ini dengan biaya mencapai Rp. 1.937.000.000,00 bahkan baru selesai dikerjakan oleh PT Hikmat Konstruksi Mandiri itu saat ini kondisi fisiknya telah mengalami kerusakan di sepanjang dikerjakannya pemeliharaan jalan tersebut.

“Saya akan mengusut tuntas kegiatan ini, memang terlihat sepertinya berita beredar sudah senyap(diam/red) adapakah dengan pemerintah,” tanya Wewen.

Dirinya menduga, Kadis PUBM juga terlibat dalam kegiatan yang merugikan APBD dan Masyarakat Kabupaten Musi Rawas.

“Atas nama masyarakat dan nama aktivis Musi Rawas akan terus mengawal kegiatan ini, jangan dinas terkait seolah menutup diri dan tidak tau menahu,” kecamnya.

Sementara, Kepala Desa Giriyoso Ngatimin saat ditanyai mengenai proyek ini menjelaskan, bahwa dirinya merasa bingung sebab pemeliharaan jalan itu dilakukan bukan dari pangkal desa melainkan dari ujung desa sampai ke simpang tiga puskesmas desa sebelah.

Bahkan saat ini proyek itu baru selesai sekitar bulan juni lalu, tetapi sudah kondisi telah mengalami kerusakan bahkan hampir di seluruh bagian jalan.

“Saya juga heran bila dilihat dari judul proyek jelas bahwa pemeliharaan jalan Giriyoso hingga ke Desa Sungai Bunut namun pada pelaksanaannya, pemeliharaan jalan tidak dilakukan dari pangkal desa. Bahkan bisa dilihat sendiri kondisinya sudah rusak, padahal baru rampung dikerjakan bulan lalu,” jelasnya pada wartawan, Kamis (16/7) lalu.

Diungkapkannya, mengenai kenapa pekerjaan ini tidak dilaksanakan dari pangkal desa dirinya telah menanyakan pada pihak kontraktor. Tetapi jawaban dari pihak pelaksana pekerjaan, memang pemeliharaan jalan yang dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan dari instansi terkait yakni Dinas PU Bina Marga Musirawas.

“Tidak dikerjakannya pemeliharaan jalan dari pangkal desa sudah ku tanya sama pemborongnya, kata dia memang sudah dari dinas begitu adanya,” ujarnya.

Selain itu disampaikannya, selaku kepala desa dan jajaran pemerintah Desa Giriyoso sendiri sejak awal pekerjaan hingga selesai tidak dilibatkan sama sekali jadi tidak paham.

“Kami tidak tahu apa-apa tentang proyek ini, bahkan dari titik nol hingga selesai dikerjakan tidak dilibatkan Mas,” cerita Ngatimin.

Sedangkan pihak terkait, hingga berita ini diterbitkan baik itu Dinas PU Bina Marga dan pihak pelaksana PT Hikmat Konstruksi Mandiri belum dimintai tanggapnya terkait kondisi tersebut,pungkas nya.(Tris/rls)

Sumber : Silampariexpres.com
Link : https://silampariexpres.com/-/2021/05/17/aktivis-pertanyakan-pemeliharaan-jalan-desa-griyoso-amburadul-apbd-2020/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *