GSUU : Perbaikan Irigasi Kelingi Tugumulyo Harus Transparan

musi rawas | rehabiltasi saluran irigasi untuk rehab pemasangan dinding beton (Lening) akan dilakukan dari BK 0- BK 17, secara spot-spot.Untuk penggalian dan rehab anggarannya Rp 28 milyar.

Gerakan Sumpah Undang Undang (GSUU) menyatakan sikap kepada awak media sabtu 25.9.21 dan menuntut kepada pemerintah pusat maupun kepada kontaraktor.dalam tuntutanya sebagai berikut.

pintu air s kertosari sudah menjadi bangkai besi

1.AKTIVIS HERMAN SAWIRAN S.pd.ketua umum GSUU.mendesak kepada kementrian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat PUPR.RI C,q BWSS sumatera VIII provinsi sumatera selatan di palembang agar segera melakukan pengawasan secara aktif pada kontraktor dalam dalam melakukan sistem perbaikan irigasi D.1 KELINGI TUGUMULYO dikarnakan menyangkut hajat para petani sawa agar dalam rehabilitasi,dalam perbaikan sistem saluran sekunder maupun saluran primer.

2.GSUU.meminta kepada kotraktor dari PT.KARYATAMA SEVIRA agar memasang papan merek plang proyek, dalam sistem perbaikan setiap BK yang akan di perbaiki atau di rehab sebagai bukti transparansi terhadap masyarakat petani saluran persawahan.yang ada di kabupaten musi rawas. setiap BK yang terkena sistem perbaikan harus jelas.lazimnya sebuah proyek wajib menampilkan papan plang karena sudah berkaitan dengan Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pemasangan papan plang menjadi Penting.

mulai dari kerusakan,ringan,sedang ataupun berat. dikarenakan unag di pakai untuk Tujuan Proyek tersebut dari hutang luar negeri senilai Rp 28 milyar dan harus dibayar oleh rakyat.

3.kontraktor agar bekerja degan baik dan benar dalam mealukan pengangatan lumpur (SEDIMEN) tidak secara manual mengunakan cangkul. akan tetapi harus menggunakan alat berat yaitu Ekskavator.terlihat dari hasil investigasi GSUU di lapangan bahwa pengerukan lumpur masi menggunakan cangkul dan di tumpuk di atas sepanjangan irigasi. paling tidak lumpur lumpur yang sudah di kruk diangkut dan di buang pada tempat yang layak.begitu juga dengan kontraktor harus mengerjakan secara berkwalitas hingga air irigasi cepat mengalir petani bisa memanfaatkan saluran irigasi kmbali”.

4.dan selanjutnya GSUU akan mengirim surat pada kementrian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat.agar tirun kelokasi pekerjaan dalam perbaikan sistem perbaiakn dan rehabitasi saluran irigasi D1 kelingi tugumulyo.selama pekerjaan berlangsung baik secara sidak demi kepentingan hajat para petani saluran persawahan di sepanjang aliran irigasi.dari BK 0-BK.17

5.GSUU juga akan mendesak DPR.RI turun kelapangan untuk sidak ke lokasi pekerjaan dimasa perbaikan irigasi berlangsung dari BK 0 sampai dengan BK.17 desa pagar sari kecamatan purwodadi.kabupaten musi rawas ujar nya .(Edison)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.