Dugaan Pungli Pada SMK N 3 Lubuklinggau, Begini Ceritanya

Lubuklinggau | Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan.

Dikenal sebagai Sekolah Kejuruan Teknik Otomotif yang dibanggakan oleh peserta didik, sehingga siswa baru berlomba untuk bisa masuk manjadi peserta didik UPT SMK Negeri 3 Kota Lubuklinggau.,

“Yang jadi pemicu polemik sehingga sekolah tersebut di duga jadi ajang bisnis prestasi sekolah dalam setiap ajaran baru sekolah SMK Negeri 3 lubuklingau menerima peserta didik baru yaitu PPDB .*

Dari hasil pantauan awak media pada SMK.Negeri 3 kota lubuklinggau,dua tahun Berturut turut,penerimaan siswa baru tahuna ajaran 2020 sebanya 468 siswa/i dan wali Murid di haruskan membayar iuran sebesar Rp.1.5 juta dan kemudian tahun ajaran berikutnya,2021 PPDB SMK Negeri 3 lubuklinggau sebanyak 468 siswa/i wali murid di bebankan iuran sebesar Rp.1.500.ribu rupiah.

hal ini sangat bertentangan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2012. Dalam Pasal 9 Ayat 1 menyebutkan, satuan pendidikan dasar baik sma dan smk yang diselenggarakan oleh pemerintah, dan / atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.
“Apapun bentuknya, satuan pendidikan di bawah pemerintah dilarang memungut iuran, titik, tidak ada alasan apapun,”

sementara SMKN 3 kota lubuklinggau di biaya i oleh dana bantuan oprasional sekolah BOS pusat dalam setiap siswa menerima Rp.1.5 juta terhitung banyank siswa/i dalam setiap tahunya kemudian di bantu debgan BOS provinsi Rp.700.ribu dalam persiswa/i terhitung banyak siswa/i
sementara siswa di SMKN 3 kota lubuklinggau sebanyak 1.255 siswa/i
uang yang di kelolah oleh sekolah smkn 3 lubuklinggau sebesar.

Bos pusat Rp.1,882,500,000.X1.255 siswa/i pertahun Bos Provinsi Rp. 878,500,000.X total keseluruhan Rp.2,761,000,000 dalam pertahunya.uang masuk di SMK negeri 3 lubuklinggau,sementara jumalah guru honor sebanyak 37 pengajar untuk biaya guru honor maksimal menghabiskan dana berkisar.Rp.754,800,000

uang yang dikelolah oleh kepsek SMKN 3 lubuklinggau sebesar Rp.2,761,000,000 dikuarang gaji honor Rp.754,800,000 sisa Rp.2,006,200,000 sementara tahun ajaran.2019 bulan april sekolah tidak tatap muka kemudian 2020 dan 2021 sampai bulan september baru di mulai pembelajaran tatap muka.30% dana pemeliharan sekolah dari dana bos pusat terlihat dalam dugaan tidak terlaksana sementara kouta internet selama sekolah online sama sekali tidak di berikan pada siswa.

Pugu Purnomo. selaku kepsek membenarkan mengenai ada nya pungutan PPDB di SMKN 3 lubuklinggau sebesar Rp.1.5 juta,itu Oh yo PPDB sesuai juknis PPDB dr diknas prop sumsel , baik quota maupun jml robelnyo Ado lengkap di setiap org tuo wali.murid ado bukti nyo ndo…maaf saya sedang dlm perjalanan …ok trims Perlu di jelaskan itu sudah berdasarkan prosedur dan itu kebutuhan.peserta didik…demi.keseragam ketertiban ,trims saat di konfirmasi wartawan silampari.con melalui no.WhatsApp nya sehingga pugu purnomo memblokir nomor WhatsApp kamis 2/9/2021

wali murid yang dapat kami wawancarai (YE).mengatakan bahwa ia sangat mengeluh kepada pemerintah ujarnya sekolah gratis tapi mulai dari mausuk sekolah kami membayar uaang sebesar Rp.2.juta agar anak kami di trima di SMK Negeri 3 lubuklinggau kemudian ada oknum guru meminta 1. juat kemudin PPDB di pungut iuran sebesar Rp.1.50.000 jadi kami sudah menghabiskan uang sebesar Rp.4 juta 50 ribu.


“sama halnya yang di keluhkan oleh (SL).selaku wali murid saat ini masa pandemi,untuk mancari uang susah akan tetapi anak kami butuh sekolah,sementara beban iuaran kesekolah SMK Negeri 3 lubuklinggau.harus kami bayar 1.5 juta katanya wajib.belum kami memberikan uang dari belakang supaya anak kami di terima 1.5 juta jadi dimana kata pemerintah sekolah gratis,sementara kami rakyat miskin harus dibebankan jika anak kami tidak membayar maka anak kami disuru berhenti disekolah Smkn 3 lubuklinggau ujuar sala satu oknum guru menyampaikan pada anak kami kouta internet kami beli sendiri tidak ada bantuan dari pemerinta maupaun dari pihak sekolah selama belajar online.tutupnya..(Edison)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.