Bupati musi rawas serahkan batuan UEP.

MUSI RAWAS Silampari.com | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud Amin (RMA) menyerahkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Dinas Sosial (Dinsos) 2021 pada 110 orang masyarakat, di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Muara Beliti, Senin (01/11/2021).

Bupati RMA mengatakan bantuan diberikan kepada masyarakat prasejahtera yang mempunyai UEP. Untuk itu diharapkan dapat membantu perekonomian dimasa pasca Covid-19.

“Ini merupakan program untuk menuntaskan kemiskinan di Kabupaten Musi Rawas. Kepada penerima bantuan UEP kiranya dapat berinovasi dan kreasi dalam produksi dan pemasaran.

Seperti memasarkan hasil produksi secara online dan bentuk lainnya. Dengan itu bisa lebih optimal dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar untuk mencapai kesejahteraan, untuk tercapainya Visi dan Misi ‘Musi Rawas Maju, Mandiri dan Bermartabat,” ungkap Bupati RMA.

Bupati RMA mengingatkan juga kepada para penerima bantuan UEP, agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. “Kendati pandemi Covid-19 sudah menurun terutama pada gelombang ke-3 ini, namun kita harus tetap mematuhi prokes, dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak serta menghindari kerumunan.

Beberapa waktu lalu, kita telah melarang kerumunan pada acara persedekahan, dan hasilnya kita dapat menurunkan ke level 1 pertama di Provinsi Sumatera Selatan, sebagai daerah paling rendah dampak pandemi Covid-19. Apalagi saat ini, sebagian masyarakat kita telah divaksin Covid-19,” papar Bupati RMA.

Sebelumnya, Kepala Dinsos Kabupaten Musi Rawas, Agus Susanto mengatakan bantuan UEP  merupakan tindak lanjut penanganan pasca Covid-19. Bantuan dimaksud untuk mendukung usaha masyarakat prasejahtera, ekonomi produktif usaha kecil dan menengah, agar dapat mulai usaha kembali.

“Sasaran bantuan kepada masyarakat yang mempunyai usaha atau produksi rumahan, bantuan ini diberikan kepada 100 UEP dan 10 produksi rumahan.

Bantuan ini berasal dari APBD Musi Rawas, kiranya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” jelas Agus Susanto.

Ia juga menyampaikan, dalam melaksanakan program ini, Dinsos dibantu dari 4 perguruan tinggi diantaranya, Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, IAIN Curup, Universitas Telkom Bandung dan Universitas Prof Dr Hamka.

“Peran mahasiswa pergruan tinggi ini diantara, turut membantu Dinsos dalam hal pendataan,” ungkap Agus Susanto.

Hadir juga dalam acara, Kepala Disnakertrans, Mefta Joni. Kepala Distannak, Zuhri Syawal. Jajaran Dinsos dan mahasiswa empat perguruan tinggi yang membantu Dinsos serta para penerima bantuan UEP. (Edison)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.