BNNK Musi Rawas Gelar Rakor Tanggap Ancaman Narkoba

BNNK Musi Rawas Gelar Rakor Tanggap Ancaman Narkoba

MUSI RAWAS – Rapat Kordinasi pengembangan dan pembinaan kabupaten tanggap ancaman narkoba
kamis 17 juni 2021 Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Musi Rawas Sumatera Selatan mengelar rapat Ball Room Hotel Dewinda, Lubuklinggau.

Rakor tersebut merupakan wujud keseriusan BNNK Mura dalam mendukung terwujudnya Musi Rawas Mantab (Maju Mandiri dan Bermartabat) serta memerangi bahaya ancaman narkoba (War on Drugs) di wilayah Kabupaten Mura.

Dalam kesempatan itu, Kepala BNNK Mura, Hendra Amoer mengatakan bahwa rapat ini dilaksanakan lantaran saat ini narkoba merupakan sudah menjadi ancaman, karena hampir setiap wilayah ataupun sendi-sendi tidak lepas dari bahaya narkoba.

“Maka dari itu, digelar rapat ini, tidak lain untuk persamaan visi dan misi dalam permasalahan narkoba,” ujar Hendra Amoer.menjelaskan pada awak media

Untuk mengantisifasi dari bahaya narkoba, sambung Hendra, perlu kebersamaan agar benar-benar fokus untuk memerangi narkoba, disini saling diingatkan saling bantu dan keterkaitan satu sama lainnya.

“Apalagi, mengenai masalah narkoba, sebelumnya juga dibahas bersama saat rapat paripurna, artinya bahaya narkoba saat ini masuk ke segala aspek dan kegiatan,” jelas Hendra Amoer.

Lebih lanjut, Hendra berharap, khusus kepada pemerintah daerah untuk memberantas narkoba dengan memfasilitasi kiranya untuk dibuatkan perda Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dan sesuai dengan Permendagri No. 12 Tahun 2019 dan Inpres No. 02 Tahun 2020, Pemerintah Daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota wajib memfasilitasi P4GN.

“Ini juga selaras dengan slogan Mura yakni Mura MANTAB (Maju, Mandiri dan Bermatabat). Semoga impian ini bisa terwujud, sehingga rapat ini berjalan dengan dinamis dan mengerucut hingga menghasilkan hal yang kita harapkan,” tutupnya.

Rapat dihadiri, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Nanti Kasih, Kasat Narkoba Polres Mura, AKP Denhar, Kepala Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Imam Santoso, mewakili Dandim 0406 MLM, mewakili Ketua PA Lubuklinggau, Forkopimda, OPD dan beberapa perwakilan instansi swasta. (Eds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *