Warga Ciptodadi, Minta Pihak Pertamina Tanam Kembali Pohon Lindung Yang Ikut Tergali Saat Pembongkaran Pipa

.

Musi Rawas-

Terkait pohon lindung yang di tanam pemerintah Desa yang ikut tergali saat proyek pembongkaran pipa Pertamina EP Fiele Pendopo yang dilakukan di tepian jalan di wilayah kecamatan Sukakarya pada tahun 2019 lalu, membuat masyarakat desa setempat meminta kepada pihak perusahaan untuk bertanggung jawab.

Menurut keterangan sejumlah masyarakat warga Desa Ciptodadi Kecamata Sukakarya kabupaten Musi Rawas mengatakan, Sedikitnya lebih kurang Ratusan pohon lindung berjenis pohon Ketapang mini dan pucuk merah yang sengaja di tanam di sepanjang jalan di Desa Ciptodadi kini banyak yang hilang atau musnah selepas proyek pengalian yang dilakukan pihak Pertamina.

“Sebelum pengalian pipa, ada ratusan pohon di tepian jalan yang di tanam oleh pemerintah Desa melalui dana Desa, namun di tahun lalu pohon tersebut ikut tergerus seiring proyek pembongkaran pipa milik perusahaan Pertamina EP Fiele Pendopo” Ujar Wahyudi Salah satu warga setempat .

Warga Ciptodadipun meminta kepada pihak Pertamina agar dapat menanam kembali pohon lindung yang sebelumnya di taman di sepanjang jalan tersebut.

“Harusnya Pohon Lindung yang sebelumnya di tanam di desa kami, dapat kembali di tanam oleh pihak Pertamina”tambah warga.

Sementara itu camat kecamatan Sukakarya M. Setiawan membenarkan jika di wilayah Desa Ciptodadi sebelumnya memang di tanam pohon lindung, namun tahun lalu harus tergali saat Pertamina melakukan pembongkaran pipa.

“Pembongkaran pipa mengakibatkan tanam tumbuh di Desa Ciptodadi pada tahu 2019 mati dan hilang, harapan saya mewakili masyarakat agar pihak yang membongkar pipa tersebut dapat segera bertanggung jawab dan dapat menanam kembali sesegera mungkin” ujar Camat.

Sementara itu, pihak pemerintah baik itu Pemerintah Desa maupun Kecamata sebenarnya telah memberikan teguran dan mengingatkan atas persoalan tersebut, namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak yang bersangkutan.

“Ya terkait pohon lindung di desa ciptodadi, kami pemerintah kecamatan Sukakarya telah memberikan teguran secara lisan dan pemerintah Desa Ciptodadi pun telah bersurat kepada pihak bersangkutan terkait permasalahan tersebut” Pungkas Camat.

Diketahui terkait alokasi penanaman pohon Ketapang mini dan pohon pucuk merah di sepanjang jalan Desa Ciptodadi merupakan pohon yang di tanam dari sumber dana APBDES Desa Ciptodadi sebelumnya.(Nay/Red)

Tinggalkan Balasan